Home » » Kereta Rute Merak - Madiun Diresmikan

Kereta Rute Merak - Madiun Diresmikan

Kamis, 25 Juli 2013 | 25.7.13

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mendukung angkutan Lebaran 2013, pemerintah meluncurkan dua rangkaian KA Krakatau jurusan Merak-Madiun, Rabu (24/7/2013). Rencananya peluncuran kereta ini dilakukan Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perhubungan EE Mangindaan.

Menurut jadwal yang diterima Kompas.com, peresmian dilakukan di Stasiun Merak, Banten, pada pukul 08.45 WIB oleh Dahlan dan Mangindaan. Sementara di Madiun, Jawa Timur, peluncuran dilakukan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Tundjung Inderawan di Stasiun Madiun, pada pukul 08.40 WIB.

Dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (22/7/2013), KA Krakatau merupakan KA Ekonomi AC dengan 10 gerbong. Tarif kereta ini adalah Rp 180 ribu. Untuk hari pertama, dikenakan tarif promosi sebesar Rp 100 ribu.

Dari staisun Merak, kereta ini akan berhenti di Stasiun Serang, Rangkasbitung, Pasar Senen, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Kutoarjo, Yogyakarta Lempuyangan, Solo Jebres, dan berakhir di Madiun. Sedangkan untuk pemberangkatan dari Madiun, stasiun-stasiun pemberhentian hampir sama dengan pemberangkatan dari Stasiun Merak, namun tidak berhenti di Kutoarjo, Purwokerto dan Cirebon Prujakan.

Jadwal keberangkatan reguler kereta ini dari Stasiun Merak adalah pukul 08.45 WIB. Menurut jadwal, kereta akan berhenti di stasiun Serang pada pukul 09.28 WIB, Rangkasbitung 10.10 WIB, Pasar Senen 12.16 WIB, dan Cirebon Prujakan 15.31 WIB. Lalu, kereta dijadwalkan berhenti di Stasiun Purwokerto pada pukul 18.08 WIB, Kutoarjo 20.18 WIB, Yogyakarta Lempuyangan 21.35 WIB, Solo Jebres 22.35 WIB, dan tiba di Madiun pukul 00.35 WIB.

Sedangkan pemberangkatan dari Madiun adalah pukul 08.40 WIB. Kereta akan berhenti di Stasiun Solo Jebres pada pukul 10.21 WIB, Yogyakarta Lempuyangan 11.23 WIB, Pasar Senen 21.46 WIB, Rangkasbitung 23.54 WIB, Serang 00.54 WIB, dan tiba di Merak pukul 01.39 WIB.

Diperkirakan, 50 persen pembeli tiket kereta ini di Stasiun Merak, berasal dari penjualan tiket di loket. Kehadiran rute kereta tersebut bertujuan mempermudah masyarakat yang yang turun dari penyeberangan laut dari Bakaheuni, Lampung. Sementara di luar Stasiun Merak, diperkirakan 50 persen pembelian tiket akan dilakukan melalui jalur online


Sumber
Share this article :

Poskan Komentar